- Tiba di Bandara Selaparang, Mataram saya langsung disuguhi sajian Ayam Taliwang dan Plecing. Untungnya lidah saya sudah terbiasa dengan makanan pedas. Kuah plecing sangat khas. Ada kombinasi kacang dan lombok. Very Hot!
- Suhu Kota lombok terlalu panas bagi saya. Menginap tiga hari di Hotel Lombok Raya benar-benar tak bisa tanpa pendingin ruangan. Lebih baik jalan-jalan ke Jalan Cilinaya menggunakan Cidomo (Delman) atau bila terpaksa ke cafe-cafe saja.
- Kesenian tradisional ini sering dijumpai dalam upacara pernikahan tradisonal suku Sasak di Lombok.
- Bila ada Upacara pernikahan tradisional di Lombok sudah pasti jalanan akan sesak. Pasalnya, untuk prosesi pertemuan dua keluarga mempelai saja harus disertai arak-arakan kesenian tradisional Gending Sasak. Lengkap dengan pakaian adat hitam-hitam dengan motif ikat kepalanya yang hampir sama dengan Bali (berbeda motifnya saja), keluarga mempelai bertemu untuk “berperang” terlebih dahulu sebelum saling bertukar “seserahan”. Tujuan prosesi ini katanya sih untuk melenggangkan tali persaudaraan diantara dua mempelai. Daripada bertengkar di kemudian hari karena ketidakcocokan lebih baik ditumpahkan sebelum menikah
- Kera-kera ini dengan setia menjaga Pura Suranadi (17 km) dari Mataram. Bangunan ini adalah Pura tertua di Bali peninggalan kerajaan-kerajaan dari Bali.
- Pura Batu Bolong yang terletak berdampingan dengan Pantai Senggigi menyuguhkan sensasi merasakan ombak di bawah naungan batu yang bolong. Bila hendak masuk pura kita harus patuh pada aturan pemakaian pita yang katanya untuk menyucikan diri. Anda dapat melihat banyak orang bermeditasi dan sesajen bersebaran di sepanjang jalan menuju batu ini.
- Berkunjung ke Lombok tak lengkap bila tidak menyinggahi Pantai Senggigi (12 km dari Mataram). “Sunrise” dan “Sunset” sangat indah disaksikan dari sini.
- Pantai Senggigi cukup dangkal dan ombaknya tidak terlalu besar di sore hari sehingga cukup aman untuk menikmati deburan ombaknya. Bila cuaca bagus, jangan sampai ketinggalan menyewa perahu tradisional. Saking jernihnya, dasar laut dapat terlihat.
- Banyak yang bilang pasir Senggigi lebih lembut daripada pantai Kuta
- Tiada yang dapat menyangkal julukan Pulau Lombok sebagai The Sister of Bali. Wanita hindu di sini kebanyakan berparas mirip wanita Bali. Mereka pun berbicara dalam bahasa Bali











Lombok memang indah …..
apalagi liat pantai senggi di malam hari yang dipenuhi lampu2 nelayan ditengah laut …..
selain ithu tempat clubbing_nya juga banyak ,,,,, ada marina, sahara, club 69 pokoknya dijamin puasss dhe di lombok island …….
By: retti_fish on October 25, 2009
at 3:50 am
Kalau ke lombok jangan lupa mampir ke daerah sekotong yach (pelangan)….????
disana ada gunung mas, tempat budidaya tiram mutiara (PT.BUDAYA MUTIARA) and ada pantai mekaki serta bangko-banko yang sangat eksotik…
kebudayaan tarian ale-ale nya jga khass,,
pa lagi bakso bule’ yang ada didekat pasar pelangan eeehhhhmmmmm uenak banget rasanya……
bagi side yang belum ke sekotong cepetan mampir, pokoknya dijamin very beautiful
By: retti_fish on October 25, 2009
at 4:06 am