Posted by: bachtiar hakim | March 13, 2008

Seandainya Saya Wartawan Tempo – Editor : Bambang Bujono & Toriq Hadad


Judul Buku : Seandainya Saya Wartawan Tempo

Penulis : Goenawan Muhammad

Editor : Bambang Bujono & Toriq Hadad

Tahun Penerbitan : 1997

Penerbit : Institut Studi Arus Informasi dan Yayasan Alumni Tempo

* Rangkuman

Pada mulanya adalah sebuah feature

Feature adalah artikel yang kreatif, kadang-kadang subjektif, yang terutama dimaksudkan untuk membuat senang dan memberi informasi kepada pembaca tentang suatu kejadian, keadaan, atau aspek kehidupan.

Dari pengertian di atas, bisa dikatakan bahwa feature memiliki beberapa unsur, antara lain :

Kreativitas : Memungkinkan reporter “menciptakan” sebuah cerita

Subjektivitas : Penulisnya dapat memasukkan emosi dan pikirannya sendiri

Informatif : Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai situasi atau aspek kehidupan yang mungkin diabaikan dalam penulisan berita

Menghibur : Feature memberikan variasi terhadap berita-berita rutin

Awet : Tulisan tidak mudah basi

Panjang : bisa ditulis sepanjang mungkin selama masih menarik

Modal penting dalam menulis

Dalam menulis berita yang diutamakan adalah pengaturan fakta-fakta, tapi dalam penulisan feature bisa menggunakan teknik “mengisahkan sebuah cerita”.

Hal-hal yang harus dilakukan penulis feature ialah :

Akurasi : ceriita khayalan tidak boleh ada dalam feature

Mengumpulkan informasi dengan tepat

Memperhatikan Pengejaan dan pemakaian kata

Pemakaian buku pedoman

Mengangkap kesalahan dengan membaca ulang naskah itu untuk mengeceknya

Tentang Lead

Lead memiliki dua tujuan utama :

  1. Menarik pembaca untuk mengikuti cerita
  2. Membuat jalan supaya alur cerita lancar

Macam-macam lead :

  1. Lead ringkasan : Menggunakan inti cerita
  2. Lead bercerita : Menggunakan kata-kata yang dapat membawa pembaca menjadi tokoh utama dalam cerita tersebut
  3. Lead deskriptif : Menggunakan kata sifat
  4. Lead kutipan : Menggunakan kutipan dari narasumber
  5. Lead pertanyaan : Menggunakan pertanyaan yang merangsang pembaca untuk mengetahui jawabannya
  6. Lead menuding langsung
  7. Lead penggoda
  8. Lead nyentrik
  9. Lead gabungan

Agar dapat menulis lead dengan baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

  1. Tulis dengan ringkas
  2. tulis alinea dengan ringkas
  3. gunakan kata-kata aktif
  4. gaetlah pembaca pada beberapa kata pertama

Tubuh dan Ekor Tulisan Feature

Dalam piramida terbalik, bahan tulisan (informasi) disusun sedemikian rupa sehingga pembaca memeperoleh bagian terpentingnya segera pada bagian awal tulisan. Piramida terbalik mempunyai dua fungsi :

  1. Memungkinkan editor memotong naskah dari bawah
  2. Memungkinkan diketahui dengan cepat tentang kelayakan berita

Piramida terbalik juga umumnya digunakan oleh feature tetapi perbedaannya dengan straight-news ialah feature memerlukan ending atau penutup tulisan.

Feature memerlukan ending karena :

1. Tidak ada alasan untuk terburu-buru

2. ending tidak bisa muncul tiba-tiba karena hasil dari penuturan mengalir di atasnya.

Ada beberapa jenis penutup (ending), di antaranya:

  1. Penutup ringkas : bersifat ikhtisar
  2. Penutup penyengat : dapat mengagetkan pembacanya
  3. Penutup klimaks : digunakan pada cerita yang memiliki kronologis dan bila puncak alur (kklimaks) ini adalah penyelesaian cerita
  4. Penutup tanpa penyelesaian : menggunakan pertanyaan pokok yang tidak terjawab

Penulisan feature juga harus memperhatikan transisi. Transisi adalah pengikat antar pokok pikiran / ide.

Transisi ini berfungsi untuk :

  1. Memberitahukan pemindahan ke materi lain
  2. Meletakkan materi lain pada perspektifnya

Teknik penulisan

Ada tiga teknoik penulisan feature yang pokok, yaitu :

  1. Spiral : paragraf selanjutnya nebguraikan lebih terperinci persoalan di paragraf sebelumnya
  2. Blok : bahan disajikan dalam alinea-alinea yang terpisah secara lengkap
  3. Mengikuti tema : Setiap paragraf menggarisbawahi atau menegaskan lead-nya.

Untuk menarik pembacanya penulis harus menyajikannya dengan :

  1. Menggunakan alinea pendek : memotong paragraf yang kelihatan terlalu panjang
  2. Singkat, sederhana, logis , dan benar tata bahasanya

Empat Senjata

Empat senjata yang harus dipersiapkan seorang wartawan agar mampu menghasilkan tulisan yang menarik.

  1. Fokus : dalam menulis cerita, penulis harus mampu menjaga tulisan agar tidak melebar, maka dari itu setiap potong informasi harus menyentuh titik fokus.
  2. Deskripsi :
  3. Anekdot
  4. Kutipan

Memilih segi (angel) yang tepat, pertimbangan yang perlu dilakukan :

  1. Pakailah imajinasi
  2. Perhatikan orang yang memiliki pandangan berbeda tentang suatu persoalan

Ada yang perlu diperhatikan dari sebuah peristiwa sehingga bisa diramu menjadi berita :

  1. Feature berita
  2. Feature human interest

Profil pribadi : adalah cerita mendalam tentang seseorang, sebuah cerita yang mampu menangkap inti kepribadiannya.

Untuk memudahkannya, diperlukan :

  1. Riset
  2. Deskripsi fisik.
  3. Penilaian terhadap kecerdasan dan kecakapan subjek
  4. Latar belakang tentang subjek
  5. Anekdot dan bahan-bahan gambaran

Agar tetap fokus, hal-hal yang perlu dilakukan :

  1. Membuat outline (kerangka cerita)
  2. Memilih awal cerita
  3. Runtun
  4. Agar lebih menarik, buatlah boks (kotak khusus yang memberikan data tambahan yang masih berkaitan dengan tulisan).

Responses

  1. Dengan hormat,

    Buku “Seandainya Saya Wartawan Tempo” adalah karya Goenawan Mohamad. Anda bisa cek pada halaman awal buku ini. Ia mulanya dicetak oleh Institut Studi Arus Informasi. Kalau tak salah dua kali. Kini ia dicetak Institut Tempo.

    Saya tidak menulis buku ini. Saya menulis pengantar buku “Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat.” Dulu saya memang bekerja di ISAI ketika institut ini menerbitkan buku “Seandainya Saya Wartawan Tempo.” Terima kasih.

  2. Mas Bachtiar Hakim,

    Menurut Budiman S. Hartoyo, buku “Seandainya saya wartawan Tempo” disadur oleh Slamet Djabarudi dari “Feature writing for the newspapers”.

    http://budimanshartoyo.blogspot.com/2006/07/laporan-sampah-laporan-bas_115388820153328822.html

  3. To…

    ANDREAS HARSONO : Sebelumnya saya meminta maaf atas kesalahan penulisan “nama penulis” tersebut dan terima kasih telah mengingatkan saya… harap dimaklumi ya mas… salam kenal juga, saya sering membaca MAJALAH PANTAU yang anda kelola.

    IKRAM : Trims atas tambahan informasinya

    ALL : Rangkuman buku ini telah saya edit (termasuk nama penulisnya yang sempat salah) pada tanggal 12 April 2008. Saya terkejut juga saat memasukkan kata kunci “seandainya wartawan tempo” di situs “Google”. Ternyata tulisan saya tentang buku ini ada di daftar nomor satu

  4. Yup, “Seandainya Saya Wartawan Tempo” emang karyanya Gunawan Mohamad, sebuah buku apik yang bisa menjadi panduan belajar menulis feature!

  5. Buku ini sangat menarik.

  6. […] Mungkin sengatnya sudah mulai terasa, tetapi itulah yang terjadi. Sebuah tim kemudian disusun khusus untuk mengawasi kinerja BUMN kaya ini.  Semua gerak-geriknya dipantau. Beberapa test case diluncurkan. Untuk mengukur reaksi balik. Terakhir dengan kasus Zapati yang hanya berani dibeber oleh Majalah Tempo. (Harus diakui, di wilalyah ini memang hanya Tempo yang berani). Walaupun bocor juga sih satu hari sebelumnya, yang berujung pada pemborongan masal majalah ini dari pasar. Ada yang kemudian menjual fotokopian di perempatan jalan, walaupun salah copy. Karena yang dijual ternyata halaman penangkapan jaksa di edisi yang sama. Beberapa media yang lain mendapat briefing satu hari sebelumnya untuk melunakan berita. Dan ini terbukti  dari berita yang diturunkan asal bukan di halaman utama. Hanya Tempo. Ya, hanya di Tempo. (Baca resensi buku Seandainya Saya Wartawan Tempo di sini) […]

  7. sekrang agak susah cari buku ini yah. dari dulu aku cari buku jurnalistik gag nemu2 buku ini. hiks…, padahal pengin banget

  8. jadi yang bener penerbitnya yang mana??

  9. Saya pernah beli buku itu sampai tiga kali. Tapi, tiga-tiganya raib entah ke mana. Sekarang saya ngebet ingin punya lagi. Di mana ya carinya?

  10. pelatihan menulis ini menjadi bacaan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: