Posted by: bachtiar hakim | March 21, 2008

Cipacing : Peninggalan Suku Aborigin di Jatinangor


Topeng Buatan pengrajin Cipacing

Topeng Buatan pengrajin Cipacing

Peninggalan Suku Aborigin di Jatinangor

Kini, Suku Aborigin boleh bangga setelah beberapa wakilnya bisa duduk bersama dengan mayoritas kulit putih di parlemen Australia. Tapi kalau dalam urusan tiru-meniru ternyata mereka masih kalah dibanding suku Sunda.

Mau bukti ? Temui aja Endar (39), warga asli Cipacing, Jatinangor, Kabupaten. Sumedang. Pemilik kios Chax-chax ini mampu meniru suku aborigin -suku yang identik dengan senjata boomerang– dalam membuat alat musik Didgeridoo yang telah turun temurun di kalangan penduduk asli Australia itu.

“saya bisa menirunya dari buku, majalah, atau film-film di televise,” ujar pria yang sebenarnya lebih suka membuat alat musik sunda ini.

Dulu, alat musik tiup ini belum familiar di kalangan penikmat musik. Baru setelah grup musik beraliran Acid Jazz Inggris, Jamiroquai menjadikannya sebagai instrumen brass section di Album Synchronized pada tahun 1994, dunia tahu bahwa alat musik itu ternyata bisa disatukan dengan musik modern.

Didgeridoo ini dibuat di Cipacing, lho...

Didgeridoo ini dibuat di Cipacing, lho...

Endar pun tampaknya mengambil berkah dari populernya didgeridoo. Tak menutup kemungkinan didgeridoo yang beredar di luar negeri tersebut salah satunya hasil polesan Endar. Pasalnya, tidak sedikit hasil karyanya yang sudah melanglang buana ke Taiwan, Singapura, dan Jepang selain di berbagai wilayah Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Lombok, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Batam

Di balik kesuksesannya memasarkan didgeridoo ternyata proses produksi sempat dikeluhkannya. Untuk membuat didgeridoo yang beratnya hampir dua puluh kilogram, ketekunan dan kesabaran pria yang sudah delapan tahun berprofesi juga sebagai perajin patung ini mesti diuji. Maklum, selain bahan baku yang sulit dicari proses pembuatannya pun memakan waktu yang cukup lama.

Kegiatan seperti memilih bahan, memahat, mengukir kalau perlu sampaii memoles wajib dilakukan. Wajar, saja bila didgeridoo buatan Jatinangor didudukkan sejajar dengan kerajinan seni lainnya di Jatinangor.

Para pekerja sedang menyiapkan bahan untuk produksi berbagai kerajinan

Para pekerja sedang menyiapkan bahan untuk produksi berbagai kerajinan

Endar hanyalah satu dari sekitar 300 perajin karya seni di Jatinangor. Kerajinan lain yang diproduksi pun beragam. Wayang Golek, angklung, kendang bahkan kerajinan khas daerah lain, seperti panah, tombak, hiasan cecak, kepala orang Indian, hingga patung Asmat bisa ditemukan terpajang dengan rapih sepanjang Jalan Raya Jatinangor, dan Jalan Raya Cipacing. Bila mau melihat produksinya langsung tinggal main ke Desa Cipacing. Pastinya, setiap pengunjung yang akan masuk ke desa ini akan disambut oleh gerbang ukiran cecak di desa ini, belum lagi pemandangan berbagai kios yang memajang berbagai bentuk kerajinan seni.

“Pokoknya model apa pun dapat kami buat di sini, yang penting contoh produk atau gambarnya,” tambah Endar sambil mengelus-elus didgeridoo buatannya. |bach|


Responses

  1. Cipacing, yang saya tahu itu merek layang² .. hehe

  2. kira2 suku aborigin ngapain ya ke jatinangor…????
    padahal kan aussie ma indonesia jauh…
    bisa ksih jwabanya ga..????
    krim via email
    thanx

  3. wew..
    sbnarnya anda jurusan apa??
    hohoohoho…
    dtunggu kabar tkg bambunya ya…
    hhhahahha…
    pisss…

  4. hunting bareng aja kalo mau… saya antar ke citali. kebetulan juga saya ingin main lagi ke sana. udah lama gak main. Add YM saya aja…

  5. meuni resep ningal kerajinan cipacing padahal tos lami pisan teu nincak cipacing teh

  6. silaturahmi kang….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: