Posted by: bachtiar hakim | April 1, 2008

Saba Baduy : Bukan Sekedar Eksotisme (tulisan masih setengah jadi…)


baduy-trip-tnx-wan-bwt-hidden-cam-nya.jpg
Bach saba Baduy (Foto : Iwan Baduy pake Kamera Hape Motorola… Hidden)

Baduy : Eksotisme Tradisi Yang Sarat Makna

Sebelum berkunjung Ke Baduy :
Saya sudah tidak sabar lagi untuk bisa bertandang ke kecamatan leuwidamar, Kabupaten Lebak. Nama Leuwidamar memang sudah tidak asing lagi bagi saya. Ketika masih SD, sebagian kecil penampakkan budaya suku baduy telah dipelajari di bangku Sekolah Dasar lewat pelajaran Muatan Lokal “Bahasa Sunda”. Baduy memang identik dengan kata “Leuwidamar” dan “Kanekes”. Leuwidamar sendiri pernah tercatat sebagai ibukota Kabupaten Lebak sebelum terganti oleh Rangkasbitung.
Kebetulan, di kecamatan Leuwidamar, saya memiliki seorang teman. Namanya Iwan Maryana. Dia satu bangku kuliah dengan saya di Jurusan Jurnalistik Fikom Unpad namun beda angkatan. Mengingat Leuwidamar – tempat kelahiran Iwan – sebagai kecamatan yang cukup mengambil jarak dengan peradaban modern, saya jadi membandingkan-bandingkan lelaki berciri khas kuku panjang ini dengan tokoh sentral dalam buku Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata. Tepat juga perkiraan saya, karena menurutnya saat ini di desanya hanya dirinya yang meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Desa Bojong Barang diakuinya juga sulit diakses menggunakan kendaraan beroda empat karena medan jalan yang sangat berat.
“Listrik aja baru masuk desa gw empat tahun lalu,” cerita Iwan yang semakin memperkuat stigma “terpisah” itu.
Awalnya, saya berniat mengadakan perjalanan ke Lewidamar bersama lelaki ini. Ia mengajak saya naik bus Rudi jurusan Bandung – Pandeglang dengan ongkos 45 ribu rupiah. Sayangnya, Bus ini hanya melayani satu kali perjalanan dari bandung dalam sehari dan berangkat dari terminal Leuwi Panjang pada pukul lima pagi. Menurut Iwan bila menggunakan moda ini, kita akan sampai di Terminal Rangkasbitung pada pukul tiga sore. Rute perjalanannya yaitu Bandung – Tol Cipularang – Tol Jakarta Merak – Balaraja – Rangkasbitung.
Informasi tentang keberangkatan bus ini membuat saya tidak jadi berangkat bersamanya. Saya malas sekali bangun jam tiga subuh untuk berangkat ke terminal Leuwi Panjang. Apalagi saya tidak terlalu terburu-buru untuk mengunjungi Baduy. Setelah dipikir-pikir lagi, saya mendapatkan ide perjalanan ke Baduy melewati Bogor. “Enak juga” pikir saya, bisa ke Baduy sekaligus mengunjungi kampung halaman saya. Apalagi saya pernah punya pengalaman mengadakan perjalanan Bogor Kota – Jasinga (47 KM) sewaktu masih SMU dengan menggunakan sepeda motor.
Pada sore hari 17 Januari 2008, saya bergegas menuju Bogor dengan menggunakan Bus Primajasa. Harapan nya, pagi esok harinya saya bisa memulai perjalanan menuju Rangkas Bitung, ibu kota kabupaten Lebak. Tidak memilih siang apalagi malam hari karena saya tahu medan dan kondisi jalan dari Jasinga menuju Rangkas sangatlah berat, sepi, dan terbilang rawan.
Perjalanan Menuju Leuwidamar
Pagi esok harinya telah tiba. Saya meminta izin kepada orangtua untuk mengadakan perjalanan ke Baduy. Senang juga bisa mendapat restu dari orang tua. Ibu saya hanya mewanti-wanti agar selalu mengikuti kendaraan mobil yang ada di depan saya. Ibu khawatir saya bertemu dengan “garong/begal” atau “bajing luncat ” yang biasa beroperasi sepanjang jalur nan sepi itu.
Dengan pertimbangan agar bisa singgah di obyek-obyek wisata yang dilewati, saya menggunakan kendaraan pribadi. Sepeda motor Yamaha Mio yang kreditannya belum lunas di Adira Jatinangor (hahahaha) menjadi pilihan perjalanan saya ketimbang Motor Honda Kirana.
………………….. Bersambung ke……………………
-Tiba Di baduy
-Menyatu dengan Peradaban Baduy
-Kearifan Lokal Baduy yang bisa diambil

Responses

  1. tulisan blum selesai kok udah di posting sih?

  2. Sebuah catatan perjalanan yang menarik (www.greenpressnetwork.com

  3. Baduy memang tempat kita belajar & mendapat pengajaran batin dan budaya. Beberapa hasil yang ku peroleh dari sana :
    http://artshangkala.wordpress.com/2009/07/10/orbs-in-baduy-banten/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: