Posted by: bachtiar hakim | April 26, 2008

Pagi Tanpa Pesan


Pagi Tanpa Pesan

Bila dua bola mata ini terpanah

Tak kuasa bergerak lagi

Urat nadiku seakan berhenti sejenak

Hanya kedipanmu yang sanggup menyadarkanku

Aku terpana melihat diam-mu

Aku terpana melihat gerak-mu

Aku terpana melihat tersenyum-mu

Aku terpana melihat cahaya matamu-mu

Padahal kantuk masih membuat saru

Tapi kubuang jauh ketidaksadaranku

Terbelalak saat itu juga

Merayakan kealpaanku menyapamu

Aku memang tak ingin berpesan

Bila kesan sudah berpesan


Responses

  1. malangnya di mana bisa hunting barebg dong kalo ane ke malang

  2. baba gaya banet tulisannya buat syapa???

  3. buat kecengan gw anak 06..hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: