Posted by: bachtiar hakim | July 31, 2008

“Laporan Investigasi untuk Media Cetak dan Siaran” – William C. Gaines


Judul Buku : Laporan Investigasi untuk Media Cetak dan Siaran
Penulis : William C. Gaines

I. Rangkuman

Pendahuluan
Tonggal awal praktek peliputan investigasi di Indonesia dimulai sejak harian Indonesia Raya mengungkap skandal korupsi Pertamina pada awal tahun 1970-an. Kala itu, Indonesia Raya tak perlu bersusah payah untuk melakukan penyelidikan. Pemimpin redaksi Indonesia Raya, Mochtar Lubis, mendapat “bocoran” dari seorang Jenderal “sakit hati” yang juga sahabat karibnya.
Pada kenyataannya, membuat sebuah laporan investigasi tak semudah mengandalkan “durian runtuh” dari orang dekat saja. Peliputan investigasi pada umumnya adalah upaya untuk membongkar sebuah kasus yang ditutup – tutupi atau permasalahan lain yang menyangkut kepentingan umum yang tidak transparan. Secara prinsip, pekerjaan investigasi yang dilakukan seorang wartawan dan intel memang mirip. Hanya saja diantara keduanya terdapat perbedaan yang menonjol. Seorang wartawan melakukan pekerjaan investigasi untuk kemudian ditulis dan dipublikasikan pada masyarakat luas. Intelejen bekerja berdasarkan perintah komando di mana hasilnya dilaporkan secara tertutup kepada si pemberi komando.
Goenawan Mohamad menyebut pekerjaan investigasi yang dilakukan wartawan adalah pekerjaan membongkar kejahatan. Wartawan Chicago, Finley Peter Dunne, menyebut investigasi sebagai sebuah pekerjaan yang “menyenangkan orang susah dan menyusahkan orang senang”. Sebuah peliputan investigasi harus dilakukan melalui perencanaan yang matang, terutama menyangkut pertimbangan biaya, waktu, mekanisme kerja, dan tenaga. Peliputan model ini umumnya melibatkan sebuah tim yang terdiri dari para wartawan yang ulet dan tekun, memiliki akses ke berbagai kalangan, memiliki ketrampilan jurnalistik tinggi, serta wawasan yang baik.
Tingkat kesulitannya memang tinggi. Untungnya, dampak dan perlakuan yang didapatkan sangatlah setimpal. Perlakuan istimewa terhadap pekerjaan investigasi secara jelas bisa dilihat dari kode etik sejumlah organisasi profesi wartawan, termasuk Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) yang melarang wartawan untuk menyogok narasumber, kecuali untuk kepentingan investigasi.
Dalam aspek dampak kepada masyarakat, saya mengambil contoh kasus Watergate di AS. Bob Woodward dan Carl Bernstein berhasil mengekspos persekongkolan aksi pembongkaran dan penyimpanan rekaman rahasia pimpinan Partai Demokrat. Laporan itu menyebabkan Nixon jatuh dari tampuk kekuasaan dan keduanya dianugerahi penghargaan Puiitzer.
Itulah salah satu alasan kalangan wartawan menganggap pekerjaan investigasi sebagai induk dari semua bentuk jurnalisme. Ada ungkapan “investigative reporting is the mother’s of journalism”.

BAB 1. Siapa, Apa, Di Mana, Kapan, Mengapa dan Bagaimana dalam Pelaporan Investigasi
Pelaporan investigasi adalah bagian menantang dalam jurnalisme yang mengalami pertumbuhan dan naik daun selama beberapa dasawarsa terakhir. Dalam kaitan dengan tulisan ini, berita investigasi adalah berita – berita yang:
– merupakan produk kerja asli si wartawan ketimbang sebuah laporan investigasi oleh sebuah instansi pemerintah
– Mengandung informasi yang tidak akan terungkap tanpa usaha si wartawan;
– Penting bagi publik.
Pengungkapan fakta yang “tersembunyi“ takkan berhasil tanpa usaha keras dari si wartawan. Laporan Investigasi harus menyediakan kepada pembaca sebuah berita untuk kepentingan umum yang dirangkai dari berbagai sumber yang sering tidak jelas. Ia mengungkapkan sebuah berita yang mungkin bertentangan dengan versi dari pemerintah atau pimpinan perusahaan yang mungkin berusaha menutupi kebenaran.
Wartawan investigasi biasanya orang yang dianggap berpengalaman dari jajaran wartawan dalam sebuah surat kabar, majalah, stasiun siaran, atau sebuah jaringan berita. Seorang wartawan investigasi pasti punya jaringan sumber informasi dan sudah dapat kepercayaan dari mereka. Ia juga tahu dimana arsip publik disimpan dan bagaimana cara menafsirkan dokumen – dokumen itu. Wartawan investigasi juga harus memiliki sikap skeptis, sabar, dan bisa menahan diri manakala ia percaya ada ketidakadilan dan penyalahgunaan.
Subyek berita investigasi adalah kesalahan yang melanggar atau tidak melanggar hukum. Pelaporan investigasi sendiri tidak mengenal batas geografis. Beberapa investigasi tingkat lokal bisa berdampak di tingkat nasional. Tidak menjadi masalah dari mana sebuah berita investigasi yang menyoroti suatu proses medis atau mengungkapkan sebuah isu lingkungan yang penting dilaporkan karena berita itu bisa berdampak pada setiap makhluk hidup.
Mengapa berita investigasi dibutuhkan? Kenyataannya, pelaporan investigasi sudah dianggap masyarakat sebagai sebuah pelayanan umum (pengaduan, penyelidikan, pengungkapan). Pada sisi lain, pelaporan investigasi juga sebuah bisnis yang menggiurkan bagi media massa. Sebuah tulisan di majalah misalnya, yang berisi laporan investigasi tentang suatu kepentingan tertentu bis membuat penjualannya meledak.

BAB 2. Sarana Wartawan Investigasi
Wartawan investigasi dituntut bekerja menurut undang – undang yang berlaku di negaranya. Mereka harus sadar bahwa haknya untuk memperoleh informasi sama dengan warga negara lainnya. Untuk melihat arsip subpoena atau panggilan pengadilan misalnya, wartawan investigasi tidak punya kekuatan. Selain itu, kode etik profesi wartawan juga berlaku untuk semua wartawan, termasuk wartawan investigasi . Mencuri informasi dan menerobos harta pribadi tetap saja pelanggaran meski bagi kebanyakan wartawan investigasi sangatlah menggoda.
Dalam kesetaraan itu, ada hal yang membedakan wartawan investigasi dengan wartawan berita lainnya (penulis straight news,dll). Wartawan investigasi umumnya mempunyai naluri, pendidikan, dan sekolah mereka untuk memutuskan apa yang benar dan salah dan melakukan apa yang produktif ketimbang yang merugikan.
Metode yang mereka lakukan pun berbeda. Wawancara dilakukan bertahap selama investigasi. Akan ada wawancara pendahuluan untuk mengumpulkan pengetahuan umum dari para pakar, lalu wawancara dengan orang – orang yang menjadi korban ketidakadilan tertentu yang menjadi subyek investigasi itu. Wartawan berusaha memperoleh fakta dan pandangan orang yang diwawancarai dengan menjadi pendengar yang baik serta mengajukan pertanyaan yang tepat.
Dokumen merupakan “nyawa“ bagi wartawan investigasi. Dokumen dapat ditemukan olehnya d tempat – tempat yang ganjil sekalipun. Jadi, bukan hanya dalam arsip resmi. Sebuah dokumen dianggap tidak akan mengubah ceritanya, tidak seperti manusia yang bisa berbohong. Tapi dokumen punya kelemahan. wartawan tidak bisa bertanya kepada dokumen. Mereka harus menemukan orang yang menyediakan informasi dalam dokumen itu sehingga mereka bisa mengajukan pertanyaan. sebuah dokumen berdiri sendiri tanpa narasumbernya harus ditafsirkan dengan benar.
Dokumen – dokumen yang biasa dipakai wartawan tak lain arsip publik, termasuk kasus pengadilan, notulen rapat publik, perubahan pemilikan tanah, kontrak publik, dan izin profesi.
Pengamatan (observasi) bisa juga dikategotikan sebagai sarana. Hanya sedikit berita investigasi yang dilakukan tanpa pengamatan langsung oleh wartawan. Dalam mengumpulkan informasi, wartawan mendapat dokumentasi dari pengamatan. Memotret bisa menjadi cara untuk mengubah pengamatan menjadi dokumen Seringkali wartawan investigasi juga harus melakukan pengamatan yang lebih sistematis dan mendalam dalam bentuk survey. Kegiatan survei bisa menghasilkan data statistik. Dalam melakukan survei, sampel bisa diambil secara acak.

BAB 3 Mengikuti Petunjuk dan Berita Menggemparkan
Menyelidiki sebuah penunjuk adalah hal mendasar bagi semua jenis penyelidikan. Jika sebuah petunjuk terbukti benar, maka petunjuk itu akan menjadi sangat berharga. Pengujian kebenaran sebuah petunjuk dapat dilakukan melalui upaya observasi dokumen. Jika wartawan menemukan dokumentasi atas petunjuk itu, ia bisa mengambil prakarsa dan mulai memerluas ide beritanya.
Namun, petunjuk bisa menjadi bumerang. Pemberi petunjuk (sumber) mungkin memiliki motif dalam memberikan informasi kepada wartawan seperti mendapat keuntungan politis. Wartawan investigasi harus bisa menangani sumber dengan hati-hati karena sering si sumber secara emosional terkait dengan kejadian-kejadian yang memicu penyelidikan. Wartawan harus meyakinkan sumbernya bahwa penelitian dan dokumentasi akan memperkuat beritanya. Bila sumber merasa resah, wartawan bisa memberi perlindungan tambahan akan identitasnya.
Petunjuk yang tiba-tiba hadir dapat saja tanpa sumber yang bisa ditanyai. Jika petunjuk itu dirasakan sangat berharga maka wartawan investigasi dituntut untuk melakukan penyelidikan. Petunjuk itu harus dicek dengan hati-hati. Mencari tahu sebuah kebenaran bisa menyita banyak waktu. Bila petunjuk itu tidak terbukti kebenarannya, ia dapat berhenti. Wartawan investigasi yang sukses tidak keberatan mengejar sebuah petunjuk sekalipun buntu. Ia bisa tahu lebih banyak tentang sebuah peristiwa dari berbagai dokumen dan wawancara yang timbul dari dokumen itu.
Wartawan investigasi mengejar sebuah berita dari petunjuk, menelusuri sebuah berita menggemparkan melalui penyelidikan, atau mengutip dari media lain lalu melakukan penyelidikan sendiri. Meski tidak punya kendali atas pekerjaan itu dan subyeknya, wartawan investigasi dapat memilih topik dan mengatur waktu untuk melakukan investigasi secara cermat.

BAB 4. Merancang Sebuah Proyek Investigasi
Proyek investigasi membutuhkan waktu yang kadang lama dan kerja keras. Proyek ini biasanya melibatkan beberapa wartawan. Beberapa surat kabar dan stasiun televisi utama serta jaringan berita punya tim tetap wartawan yang mengkhususkan diri pada berita investigasi.
Untuk mengembangkan sebuah berita yang direncanakan, wartawan mengumpulkan banyak sekali informasi tentang sebuah topik. Mereka tidak langsung menerbitkan informasi itu melainkan menimbunnya dulu, menyusunnya, dan menunggu saat yang tepat untuk menyampaikannya dengan cara yang paling mudah dimengerti. Kronologi atau daftar dari semua peristiwa berdasarkan waktu kejadian, bisa disusun untuk bisa lebih memahami dan meneruskan investigasi itu.
Berita investigasi juga bisa dimulai dari sebuah pengalaman yang tak menyenangkan yang dialami oleh seseorang bersama dengan orang lain. Contohnya, penurunan minat anak-anak untuk makan di sekolahnya setelah sekolah menunjuk sebuah perusahaan penyedia makanan tertentu. Kita bisa bertanya : Apakah makanan itu tidak mengundang selera? Apakah makanan itu memenuhi semua persyaratan gizi dari program pangan Departemen pertanian ? Bagaimana perusahaan itu mendapatkan kontrak? Apakah sekolah itu memilih peserta tender termurah? Apakah yang termurah itu yang terbaik?

Setiap ide menuntun kepenyelidikan tentang sebabnya. Beberapa subyek investigasi yang terus menerus diteliti (favorit) dikategorikan sebagai berikut :
– Benda-benda besar yang bergerak.
Truk, pesawat, bus sekolah, taksi, kereta api, ambulans dan mobil penting bagi kehidupan dan keselamatan.
– “Rumah” yang jauh
Panti asuhan, penjara dan rumah susun adalah tempat yang dihindari orang karena di sana tidak ada kebebasan penuh.
– Program pemerintah yang mandek
Pinjaman pemerintah dan rekening pengeluaran mengundang pertanyaan. Penyalahgunaan dan kendurnya kontol atas instansi pemerintah dan programnya memungkinkan sebagian orang melakukan korupsi.

BAB 5. Menyelidiki Pemerintah
Wartawan yang membuat pemberitaan tentang pemerintah lokal biasanya mereka melakukan hal-hal berikut:
– Mencurigai ada hal yang tidak beres dan mengidentifikasinya;
– Mempelajari semua peraturan yang berkaitan dengan aspek pemerintah itu;
– membuktikan bahwa ada hal yang tidak beres dengan menggunakan sarana-sarana wartawan investigasi: wawancara, dokumen, pengamatan dan survei.
Isu yang umumnya menjadi pemberitaan dari pemerintah lokal antara lain : Pemilihan Umum (Pemilu), masalah pengelolaan pajak, lapangan kerja, pelaksanaan peraturan, pengeluaran pemerintah, pelayanan masyarakat, dan masalah etika.
Sumber informasi untuk membuat pemberitaan tentang pemerintah bisa dari petunjuk orang dalam, keluhan masyarakat tentang kinerja instansi tersebut, atau wawancara sebelumnya. Penelitian atas undang-undang juga bisa mengungkapkan informasi yang akan menuntun ke berita-berita penting.
Patut dicermati oleh seorang wartawan bahwa arsip pemerintah bisa berupa arsip operasi dan arsip pengungkapan. Arsip operasi seperti notulen rapat, anggaran, laporan keuangan, daftar pegawai, kontrak, dan spesifikasi tender bisa dilihat publik. Pada sisi lain, arsip pengungkapan seperti permohonan izin, laporan pemeriksaan, arsip pengadilan, laporan polisi, dan arsip jual-beli tanah seringkali tidak diperlihatkan kepada publik karena bersifat pribadi.

BAB 6. Profil Pribadi Tokoh Publik dan Swasta
Saat sebuah berita investigasi berkembang, akan ada banyak nama yang ikut ke dalamnya. Nama dan peran seseorang akan lebih mudah untuk diingat dibandingkan isunya. Dengan demikian profil pribadi menjadi bidang jurnalisme investigasi yang penting dan menimbulkan beberapa pertanyaan mendasar, seperti: Siapa pemegang peran terpenting dalam berita itu? Apa latar belakangnya? Siapa saja kolega-koleganya? Apa yang memotivasi orang itu?
Profil pribadi bisa dimuat ketika seorang tokoh baru muncul ke dalam adegan. Beberapa profil pribadi cukup penting untuk dijadikan berita tersendiri. Melalui wawancara mengenai profil, inilah biasanya wartawan dibawa pada dokumen-dokumen yang pada akhirnya dapat membantu dalam proses penulisan berita investigasi. Investigasi tentang seseorang bisa dimulai di awal, akhir, atau di tengah-tengah kehidupannya yang terdokumentasi dan, dengan sedikit informasi, lalu bergerak ke salah satu arah.
Investigasi atas seorang tokoh masyarakat, terutama orang yang punya kepentingan bisnis dan memegang jabatan yang dipilih, menghasilkan banyak informasi dari dokumen. Arsipnya mungkin begitu banyak sehingga akan perlu menyisihkan waktu untuk menyusun dan menafsirkan informasi sebelum berlanjut ke wawancara. Mulai saat seseorang terjun ke dunia politik sebagai calon, ia terlibat dalam sebuah lingkaran arsip yang terbuka untuk umum. Selain itu, tokoh dunia hiburan dan olah raga bisa dianggap juga sebagai tokoh masyarakat.
Saat melakukan wawancara dengan tokoh, wartawan harus bisa menjaga agar wawancara tetap berada pada jalurnya. Ia biasanya akan mendapati bahwa akan ada kontra-produktif jika membiarkan subjeknya go off the record, melantur, atau menghindari jawaban langsung atas pertanyaannya. Wartawan yang baik akan menyerap semua informasi dari wawancara itu dan kemudian menyisihkan waktu untuk mempertimbangakan nilainya.

BAB 7. Wartawan Investigasi dan Undang-Undang
Seorang wartawan biasanya pergi ke wilayah publik untuk mendapatkan berita. Namun terkadang ia harus memasuki wilayah pribadi orang lain. Kata kunci yang dapat menentukan apakah ia melanggar memasuki wilayah pribadi seseorang adalah undangan, baik yang tertulis maupun tidak. Wartawan tidak dianggap melanggar wilayah pribadi jika ia diizinkan masuk dari orang yang punya hak untuk berada disana.
Setelah masuk ke suatu tempat,wartawan itu mungkin tidak lagi diterima dan disuruh pergi. Jika menolak, orang itu bisa memanggil polisi untuk mengusir wartawan itu. Tetapi orang yang diwawancarai tidak bisa menyerang wartawan dan menyita hasil peliputan karena wartawan dilindungi oleh undang-undang.
Ada beberapa hal yang harus dihindari wartawan berkaitan dengan undang-undang, yaitu :
– Mengambil arsip pribadi, menyalin informasi, dan mengembalikannya bisa dituntut sebagai pencurian.
– Memeras atau menerima uang untuk mengurangi kadar informasi yang mungkin merugikan
– Menyuap. Untuk beberapa negara bagian di AS, terdapat undang-undang yang menjadikan pemberian suap kepada pejabat publik kejahatan akan sama gawatnya dengan orang yang menerima suap.
– Menipu . Berpura-pura menjadi pegawai pemerintah untuk alasan apapun, apakah untuk mendapatkan wawancara atau izin masuk.
– Melakukan fitnah. Membuat berita yang menekan sisi-sisi negatif sering merusak bisnis dan reputasi sehingga dapat membuat marah subjek penyelidikan
– Ketidakbenaran. salah tafsir akan menciptakan ketidakbenran. Jika terjadi satu kesalahan fakta saja, wartawan harus melakukan koreksi.

BAB 8. Membuat Berita Investigasi
Wartawan investigasi menghadapi salah satu tugas menulis yang paling sulit. Mereka harus membuat berita yang dapat dimengerti dengan bahan segunung informasi yang sudah didapatkan. Tulisan haruslah netral dan mudah dimengerti. Namun, harus juga diperhatikan makna, ketepatan, dan daya tarik berita.
Apa yang dilakukan wartawan dapat ditunjukkan dalam sebuah proses tahap demi tahap sebagai berikut:
a. menentukan inti pemberitaan
b. melakukan pengorbanan,
c. menjajarkan tersangka,
d. menentukan format,
e. mengatur nada,
f. mengutip dokumen

BAB 9. Memberi Ilustrasi Pada Berita Investigasi
Investigasi yang lemah tak dapat ditutupi dengan ilustrasi koran atau tayangan visual televisi yang mentereng. Upaya demikian hanya akan menyoroti kelemahan sebuah investigasi. Tapi ada kebutuhan lain untuk menjelaskan investigasi itu melalui ilustrasi. Ilustrasi tak bisa berdiri sendiri, melainkan sekutu yang kuat buat kata-kata yang tersurat.
Baik pembaca ataupun penonton ingin menghayati berita dengan melihat subjek investigasi. Wartawan surat kabar hampir tak bisa menyembunyikan rasa cemburu mereka ketika melihat wartawan televisi menyajikan bahan emosional seperti itu. Untuk menandinginya, mereka bisa juga memberikan ilustrasi pada berita mereka dengan gambar dan grafik.
Wartawan televisi dapat menggunakan gambar dan suara sumbernya saat mereka menceritakan kisah-kisah mereka – sehingga penonton dibantu dengan cara-cara selain argumentasi tertulis untuk menilai kebenarannya. Jika subjek itu tampak dan terdengar tulus, wartawan investigasi televisi mencatat kemenangan penting dalam memeroleh poin.
Gambar tak bergerak dipakai oleh media cetak untuk menunjukkan tokoh atau tempat kejadian dalam sebuah berita investigasi, tapi gambar bisa dipakai paling baik untuk membuktikan sebuah cerita. Foto dalam koran bisa dipelajari, dan pembaca bisa meliriknya sambil membaca teks.
Wartawan investigasi juga bisa menggunakan grafik data statistik untuk membantu mereka menjelaskan berita. Misalnya berapa banyak uang dari anggaran uang digunakan utnuk amal dan berapa untuk diboroskan. Grafik di televisi dapat bergerak. Persis seperti televisi dapat menggunakan grafik bergerak dalam laporan cuaca, ia juga bisa memerlihatkan tumpukan uang yang menyusut karena sebagian uang itu diboroskan oleh pemerintah.

BAB 10. Menyelediki Penipuan Terhadap Konsumen
Konsumen bisa ditipu dengan iklan yang menyesatkan, penjual yang culas, barang bermutu rendah atau tidak aman, atau harga yang terlalu mahal. Penipuan kepada publik inilah yang membuat beberapa wartawan investigasi melangkah ke dalam pelaporan tentang konsumen apalagi keetika penipuan itu telah merajalela dalam jangka panjang.
Wartawan investigasi dapat berperan sebagai korban atau menyamar sebagai tenaga penjaja untuk mengungkapkan taktik penjualan yang curang. Berita investigasi tentang penipuan bisa berkisah tentang korban. Laporan investigasi ini bertujuan mengingatkan konsumen agar lebih hati-hati.
Biasanya sarana yang paling efektif untuk mengungkapkan masalah konsumen adalah survey untuk menilai jumlah resiko yang dihadapi konsumen. Wartawan yang tengah menyelidiki suatu produk dapat membandingkan dengan produk lainnya dan menarik kesimpulan tentang keunggulan produk tertentu dengan menggunakan keahlian teknis dan tes ilmiah.
Wartawan mencari korban penipuan dan membawa kasus mereka ke hadapan publik, berbicara dengan para pakar dan pelaku usaha yang sah, dan menelusuri serta mengungkapkan perusahaan yang merupakan pelaku kambuhan. Pemerintah juga tak luput dari objek penyelidikan jika sejumlah badan pemerintahan tertentu yang seharusnya melindungi publik justru tidak melakukan tugas mereka dengan baik.
Cara-cara yang bisa dilakukan wartawan untuk mengungkapkan penipu konsumen, diantaranya:
– Berbicara kepada instansi yang menampung keluhan konsumen untuk menemukan masalah.
– Mempelajari sebagaian aspek teknis dari masalah konsumen dengan para profesional.
– Mencari orang yang sudah menderita penipuan guna mendengarkan kisah mereka.
– Menghubungi sebuah organisasi swasta yang didanai oleh kalangan bisnis untuk menyingkirkan sesuatu yang dapat merusak citra mereka – lazim disebut Biro bisnis
– Kelompok bantuan hukum. Beberapa organisasi didanai untuk menyediakan bantuan hukum kepada orang yang tidak mampu menyewa pengacara. Wartawan investigasi yang mencari korban penipuan dapat menghubungi kelompok ini.
– Pergi ke pengadilan untuk menemui para pengeluh
– Mengunjungi kantor pemerintah daerah yang dibentuk untuk menampung keluhan konsumen.
– Menanyakan ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pelayanan keluhan konsumen
– Menghubungi asosiasi bisnis dan profesi yang menyediakan informasi tentang para penipu yang menjadikan bisnis atau profesi mereka sebagai mangsa.
– Mencari “whistle blower”, yaitu orang yang bekerja atau pernah bekerja pada institusi tertentu dan memiliki informasi kunci mengenai sebuah kasus yang sedang atau pernah dihadapi institusi tersebut.

BAB 11. Menyelidiki Bisnis Swasta
Pemerintah sebagai regulator kegiatan bisnis swasta perlu mendapatkan perhatian wartawan investigasi. Kontrak kerja perusahaan dengan pemerintah sangat penting bagi publik karena mereka mengharapkan hak-hak dari kontrak itu.
Dokumen-dokumen publik tersedia karena pemerintah mewajibkan pengungkapan. Pengungkapan informasi latar belakang juga diwajibkan kepada orang yang memohon izin usaha. Pengungkapan informasi keuangan diwajibkan kepada perusahaan yang menjual saham kepada publik. Sistem arsip publik ini memberi wartawan banyak sekali dokumentasi untuk bidang-bidang penting dalam sektor swasta.

Usaha-usaha swasta yang bisa diselidiki wartawan investigasi, diantaranya :
– Usaha nirlaba
Wartawan investigasi berusaha memastikan apakah para pengurusnya mengambil keuntungan dari status nirlaba mereka dengan menyalurkan uang ke usaha lain yang mereka jalankan.
– Usaha pencari laba (komersil)
Banyak sekali tender-tender dengan pemerintah dan penipuan terhadap konsumen yang bisa diselidiki
– Korporasi Di Atas Kertas
Usaha ini tidak memiliki kantor, pabrik, dan pegawai tapi mungkin memiliki pemasukanyang mengalir melalui usaha korporasi lain.
– Korporasi Profesi
Korporasi ini ada untuk memisahkan antara profesi seseorang dari kehidupan pribadi mereka. Apakah kosrporasi ini mampu mengatur profesi yang dinaunginya?
– Kemitraan
Kemitraan dibentuk untuk menjalankan usaha kecil atau untuk menanam modal usaha yang lebih besar.
– Korporasi Swasta yang kontroversial
Bisnis mereka dinataranya toko buku porno, pelaku usaha pembuangan swasta, pemilik bar atau klab malam, bengkel. Salah satu dari mereka ini mungkin menjadi sasaran keluhan atau masuk berita karena adanya kegiatan yang kontroversial. Walaupun catatan bisnis mereka bersifat pribadi, wartawan punya bekal dari sejumlah besar arsip publik yang mereka tinggalkan.
– Korporasi Publik.
Badan Usaha siapapun pemiliknya baik itu negara maupun daerah banyak sekali pengaruhnya kepada publik. Mereka diantaranya perusahaan minyak, maskapai penerbangan, pabrik mobil dan lainnya. Korporasi besar juga punya riwayat gugatan hukum, arsip real estat, kontrak publik, dan perizinan. Mereka cenderung punya bagian hubungan masyarakat yang siap menyangkal penyebaran informasi yang negatif atau menjawab pertanyaan pers.

BAB 12. Menyelidiki Pelayanan Kesehatan
Informasi pelayanan kesehatan kepada publik sangatlah penting untuk dilaporkan kepada public. Melaporkan pelayanan kesehatan akan melibatkan penelitian atas pemerintah dan usaha bisnis dan bahkan melintas isu-isu yang emosional dan religius. Berita ini akan punya dampak besar dan akan diterima secara emosional. Karena besarnya dampak itu, penyelidikan bidang kesehatan memerlukan keterampilan tertinggi dalam pelaporan investigasi.
Pelaporan investigasi tentang pelayanan kesehatan dapat dikategorikan atas ::
– Biaya
Wartawan bisa memberi tanggapan dengan melakukan misi untuk mencegah pengeluaran publik itu dengan mengungkapkan pemborosan dalam sebuah fasilitas pelayanan kesehatan.
– Kompetensi para dokter dan fasilitas
Investigasi atas kompetensi dalam pelayanan kesehatan akan mencakup penelitan atas fasilitas dan para profesional yang menjalankan perawatan kesehatan. Kesimpulan tentang kompetensi sulit dicapai, tapi wartawan punya sarana investigasi untuk membantu mereka.
– Izin praktek
Seringkali terjadi praktik-praktik yang dialkukan tanpa iin (malapraktek). Sebuah klab penurun badan yang memromosikan olah raga, atau seorang promotor diet dengan vitamin tambahan memang bergerak dalam usaha pelayanan kesehatan, tapi mereka tidak berizin sebagai praktisi medis
– Fasilitas kesehatan bagi publik
Pemerintah menjalankan banyak jenis fasilitas kesehatan. Di tingkat federal, administrasi veteran dan militer mengoperasikan rumah sakit. Juga ada rumah sakit kota, county, dan negara bagian untuk orang-orang yang tidak mampu membayar pelayanan kesehatan. Pemerintah negara bagian dan lokal juga menjalankan rumah sakit bagi penderita sakit jiwa. Fasilitas demikian bervariasi tingkat mutunya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan wartawan investigasi dalam penyelidikan kesehatan :
– Wartawan dapat mengatasi kurangnya pengetahuan ilmiah atau teknis dengan berkonsultasi dengan pakar
– Berita investigasi yang rumit mungkin memerlukan konsentrasi penuh wartawan untuk jangka waktu yang panjang
– Bila seseorang wartawan tidak bisa mendapatkan informasi dari satu cara, ia masih punya alternatif.

BAB 13. Merancang Penyelidikan Televisi
Pasar metropolitan dan regional diwarnai persaingan langsung antar stasiun televisi.Laporan investigasi di pasar TV regional punya bobot kepentingan dan penampilan yang tinggi. Berita sering diupayakan untuk disampaikan pada jam-jam penuh penonton. Stasiun regional mungkin tidak selalu mempunyai wartawan yang bisa ditugasi sepenuhnya untuk menyelidiki berita, tapi wartawan yang lebih senior mungkin bisa dipanggil untuk menggarap berita ekstra spesial itu.
Stasiun TV besar mungkin punya program laporan investigasi penuh sering dengan sebuah tim wartawan tetap yang punya nama sendiri. Mereka seterampil rekan mereka di media cetak, yang juga mereka anggap sebagai pesaing. Seperti koran kota besar, stasiun TV besar menginginkan berita investigasi yang berkembang sebagai berita heboh. Mereka ingin berita investigasi terencana itu disiarkan di jam sibuk dan untuk mendapatkan penghargaan jurnalistik yang bergengsi.
Selain luasnya jajaran ide berita di pasar regional, kawasan yang lebih besar punya keprihatinan tentang sistem transportasi, perumahan rakyat, konsentrasi kejahatan di daerah tertentu, dan anggaran pemerintah lokal. Wartawan investigasi TV di pasar besar juga bisa mencari berita yang berdampak pada warga seperti salah urus sistem pembagian air sehingga tarifnya menjadi lebih tinggi daripada seharusnya.

BAB 14. Pelaporan Investigasi Dengan Bantuan Komputer
Komputer dipakai oleh wartawan investigasi sebagai sarana organisasi untuk memproses dan menyimpan informasi maupun sebagai sarana mengungkapkan informasi tersembunyi. Secara khusus, wartawan menggunakan komputer untuk :
– Menemukan informasi yang sudah dipublikasikan
Melalui database, proses pencarian data akan lebih mudah dana tidak banyak memakan waktu. Hal ini dipermudah dengan adanya penghubungan antara komputer ke jalur (on-line) atau ke jaringan (web).
– Sebagai akses ke arsip publik
Arsip publik yang dicatat menggunakan komputer dapat dicari melalui pencarian sistematis. Seperti jika di dalam pemerintahan adalah Departemen Pertahanan yang menyimpan kontrak-kontrak dan daftar pegawai dalam sebuah database. Pembuatan database arsip public seperti ini memberi jalan baru bagi investigasi.
– Meneliti informasi
Komputer bisa memilah informasi, menemukan sebuah berita investigasi, memunculkan nama-nama orang yang terlibat, merekam tanggapan mereka, dan kemudian menulis sebuah cerita
– Membuat database
Wartawan dapat membuat kronologi suatu kejadian dalam ceritanya. Ia juga dapat memasukan ke dalam komputer nama-nama pada saat mengumpulkan berita beserta tanggal dan berbagai macam fakta lain untuk dijadikan database pribadi. Data tersebut dapat dikeluarkan kapan saja jika diperlukan hanya dengan memasukkan kata-kata kunci.
Meski menjanjikan kemudahan, perlu diketahui bahwa wartawanlah yang memegang kendali untuk mendasari beritanya dengan informasi-infroamsi yang telah dia masukan sebelumnya. Singkatnya, komputer diibaratkan seperti perpustakaan yang menyimpan berbagai data/informasi. Dan untuk menganalisisnya, semua akan diserahkan kembali kepada kepekaan wartawan dalam melakukan penilaian terhadap sebuah peristiwa, karena komputer sifatnya hanya membantu..

BAB 15. Pelaporan Investigasi di Washington
Selama tujuh puluh tahun terakhir ini, para wartawan Washington sudah mengembangkan berita-berita dalam lokasi-lokasi yang paling tidak terduga. Pada tahun 1920-an, pihak swasta secara rahasia membayar kepada para pejabat tinggi agar mereka diizinkan menambang minyak di sebuah tanah lindung pemerintah di Wyoming bernama Tea Port Dome.
Pada tahun 1930-an, sikap malas-malasan yang merajalela di kalangan pegawai pemerintah seperti di badan kemajuan kerja terungkap. Lalu Pada tahun 1940-an terkuak sebuah skandal di Washington melibatkan penggunaan kapal militer di sebuah zona perang untuk mengangkut anjing sang presiden. Meloncat ke tahun 1980-an, wartawan Washington membeberkan rincian penjualan senjata secara rahasia kepada Iran dan bantuan terselubung oleh pejabat-pejabat AS kepada kaum kontra revolusi di Amerika Tengah.
Pelaporan investigasi di Washington dilakukan pada bidang :
– Lokal atau regional
Mana kala sebuah kepurusan Washington melibatkan tindakan-tindakan seperti keputusan tentang sebuah jalan raya federal, lokasi sebuah pangkalan militer mungkin ada kepentingan pada wilayah-wilayah yang terkena dampaknya
– Nasional
Para wartawan di Washington berusaha menilai sebaik apa program-program federal yang penting berjalan dan seberapa hati-hati pemerintah federal mengatur industri. Berita-berita dalam kategori itu mencakup kondisi industri simpan-pinjam, perbankan dan pemeriksaan atas industri daging.
– Internasional
Amerika Serikat melalui Badan Intelijen Pusat (CIA), Departemen Luar Negeri, Departemen Pertahanan dan dinas-dinas militer memiliki peran penting dalam mengatur tatanan politik global. Metode yang dipakai oleh wartawan Washington untuk mendapatkan informasi dari badan-badan tersebut adalah dengan mewawancarai karyawan-karyawan yang sudah keluar dari badan-badan itu
– Kepentingan khusus.
Wartawan bidang bisnis dan ilmu pengetahuan menyelidiki dan melaporkan berita–berita tentang kepentingan nasional yang umum, tapi mereka mungkin juga memfokuskan pada subjek yang lebih sempit bagi pembaca yang terbatas untuk terbitan bagi para spesialis.
BAB 16. Menyelidik Ledakan Berita dan Mereka-Ulang Suatu Kejadian
Adakalanya wartawan terpanggil untuk memusatkan keterampilan dan tenaga mereka pada sebuah berita yang besar dan mendesak. Saat-saat tak terduga itu termasuk ketika terjadi bencana alam seperti angin ribut, tornado atau banjir, peristiwa nasional serius seperti aksi militer atau pembunuhan tokoh masyarakat.
Ketika berita itu meledak, wartawan tidak perlu memikirkan lagi pentingnya berita itu. Orang mungkin beranggapan bahwa wartawan investigasi akan ditinggalkan dari kegairahan untuk meliput berita seperti itu. Sementara peliputan hari demi hari atas peristiwa itu berkembang, wartawan investigasi sering disisihkan ke apa yang bisa disebut sebagai peran pendukung, peran di mana ia akan menggunakan keterampilan investigasinya untuk membantu wartawan dilokasi.
Dalam praktik, ketika sebuah berita besar pecah, wartawan investigasi akan bertindak kebanyakan hanya berdasarkan firasat untuk mengumpulkan semua informasi yang ada, dan entah ia akan menyumbangkannya pada peliputan berita gempar itu atau menyimpannya untuk berita tindak lanjt terakhir.
Wartawan investigasi sering berushaha mempelajari tentang hal-hal baru tentang sebuah kejahatan besar dengan meneliti laporan polisi, menemukan saksi bertahun-tahun kemudian kemudian mempelajari lokasi kejadian-kejadiannya. Bergantung pada waktu yang ada untuk proyek seperti itu, seorang wartawan akan membuat kronologi kejadian yang sudah dketahui dan membandingkan waktu dan jaraknya untuk menentukan versi mana yang paling bisa diandalkan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: