Posted by: bachtiar hakim | December 30, 2008

Syair Penebus Lamunan


Penebus Lamunan


(Klik untuk melihat)

You’ve Got a Friend – versi James Taylor Quartet

Pengembara – Iwan Abdurrahman a.k.a Abah Iwan

Hidup itu Indah – versi Sore

No Fruits For Today – Sore

Titip Rindu Buat Ayah – Ebiet G. Ade

Bogor Biru – Sore

Kain Sigli – SimakDialog

Sesaat Kau Hadir – versi Mei-Mei feat. Syaharani dan Balawan

Negeri Di Awan – Katon Bagaskara

Walang Kekek – versi Bossanova Jawa

Kr. Mahameru – Unknown Artist

Verso Kartini – Discus

Gandekan – Kua Etnika Feat. Tri Utami

The Souls of Kalimutu – Nyak Ina Raseuki a.k.a Ubiet

You Got a Friend

(James Taylor Quartet)

When youre down and troubled

And you need a helping hand

And nothing, whoa nothing is going right.

Close your eyes and think of me

And soon I will be there

To brighten up even your darkest nights.

You just call out my name,

And you know whereever I am

Ill come running, oh yeah baby

To see you again.

Winter, spring, summer, or fall,

All you have to do is call

And Ill be there, yeah, yeah, yeah.

Youve got a friend.

If the sky above you

Should turn dark and full of clouds

And that old north wind should begin to blow

Keep your head together and call my name out loud

And soon I will be knocking upon your door.

You just call out my name and you know where ever I am

Ill come running to see you again.

Winter, spring, summer or fall

All you got to do is call

And Ill be there, yeah, yeah, yeah.

Hey, aint it good to know that youve got a friend?

People can be so cold.

Theyll hurt you and desert you.

Well theyll take your soul if you let them.

Oh yeah, but dont you let them.

You just call out my name and you know wherever I am

Ill come running to see you again.

Oh babe, dont you know that,

Winter spring summer or fall,

Hey now, all youve got to do is call.

Lord, Ill be there, yes I will.

Youve got a friend.

Youve got a friend.

Aint it good to know youve got a friend.

Aint it good to know youve got a friend.

Youve got a friend.

(kembali ke halaman atas)

Pengembara

(Iwan Abdurrahman a.k.a Abah Iwan)

Aku mengembara berkelana seorang diri

Ku telusuri sudut-sudut bumi ini

Dan ku tulis banyak hal yang telah ku saksikan

dan ku gubah ku jadikan lagu

Bukan cinta lagi yang ku gubah dari itu

Dan ku nyanyikan bukan saja dalam hati

bukan cuma tentang cinta atau bunga-bunga

bukan juga suara-suara cemara

Ku baca juga derita

Ku gubah harapan

Yang ku maksud bukan cuma kata-kata

Ku lihat juga nestapa dan ku gubah cerita

Yang aku nyanyikan bukan sekedar hiburan

Cerita tentang orang-orang yang tersiksa

Juga kesan pesan dari orang sengsara

Yang terbuang dan terlupa

Ku baca juga derita

Ku gubah harapan

Yang ku maksud bukan cuma kata-kata

Ku lihat juga nestapa dan ku gubah cerita

Betapa dunia ini betapa hidup ini

Banyak liku-liku dan cobaan

Betapa dunia ini betapa hidup ini

Terlampau pahit untuk dirasakan

Itu bagi mereka itu buat mereka

Yang mungkin nasib telah menimpanya

Itu semua ku lihat itu semua ku lihat

Dan ku jadikan lagu ini

(kembali ke halaman atas)

——————–

Hidup Itu Indah

(versi Sore, album Mesin Waktu – Tribute to Naif)

saat kau buka mata

kita dilahirkan untuk sama

saat kau tlah dewasa

kau kan mengerti semua

jalan hidup kita kan berbeda

takdir itu tlah ada

sejak alam semesta tercipta

segala suka dan duka

kan jadi sebuah cerita

bagi anak cucu kita semua

jalankanlah hidupmu yang indah

jangan pernah kau berkeluh kesah

walau kadang hidup terasa lelah

(alunan keroncong)

saat kau buka mata

kita dilahirkan untuk sama

saat kau tlah dewasa

kau kan mengerti semua

jalan hidup kita kan berbeda

takdir itu tlah ada

sejak alam semesta tercipta

segala suka dan duka

kan jadi sebuah cerita

bagi anak cucu kita semua

jalankanlah hidupmu yang indah

jangan pernah kau berkeluh kesah

walau kadang kita lelah

jalankanlah hidupmu yang indah

jangan pernah kau berkeluh kesah

walau kadang hidup kita lelah

walau kadang kita lelah

walau kadang kita lelah

walau kadang kita lelah

(kembali ke halaman atas)

————————————

No Fruits For Today

(Sore, album Centralismo)

slowly down the afternoon

and the afraid me of lacking you

was to be surround you soon

but the flowers were too late to blue

Look to love the sunshine true

but love been out will not out you

Lovers do will amness you

but comin down the late will do

see it true

me and you

reff :

oohh i love you when you love me

were gonna make a big family

i love you when you love me

were gonna make a big family

yeah i love you when you love me

were gonna make a big family

i love you when you love me

were gonna make a big family

** catching down the afternoon

something that cannot be true

look to make things out with you

but the flowers were too late to move

a set the side will do right to

but love will depend out to you

i feel like dowth your blue maku

these you can up and down the moon

see it true

(kembali ke halaman atas)

———————-

Kain Sigli

(SimakDialog feat. Nyak Ina Raseuki a.k.a Ubiet, album Patahan)

Kain sigli…

Kain jahitan bundaku

Kukenakan jika aku pergi ke dunia

Kain dengan rupa laut, rupa benua

Milikmu jua jika kau ingat namaku

Kain sigli…

kain yang meninggi jua

jika serdadu melintas di depan pintu

kain bundaku…

kain yang bisa luka

jika senjata berseru di Meuredu

Siapa meneteskan darah ke kain sigli

Siapa mencuci kainku dengan air mata

Kain ini akan tumbuh jika aku mati

Kain bundaku akan seluas negeri

Tanamlah benalu ke kain sigli

Diperindah untuk anakmu

Peliharalah tangan pijakan

Agar kain kami benarlah kain

Kain yang memelukku sepanjang gempa

Kain yang gemilang sepanjang duka

Kini sebentar terluka

Kain sigli akan kujahit lagi

Kujahit tak henti…

(kembali ke halaman atas)

————————————————

Kr. Mahameru

(unknown artist)

Mahameru menjulang tinggi

Membelah angkasa biru

Berpayung awan nan putih bersih

Menggetar hati terharu

Indah megah bayangan lawu

Nampak jauh sumpah hati

Menegak bagai perwira sakti

Memandangi awan tinggi

Kupeluk mahameru….

Mengejar cita-cita

Gemilang merayu

Menjaga ibu semata…

Kupuja wahai kau perwira

Menjaga ibunda ratu

Bagaikan mahameru sempurna

Tetap berbakti selalu

(kembali ke halaman atas)

—————————————–

Negeri Di Awan

(Katon Bagaskara)

Di mana wajahmu

Kutemukan kasih dan lugu

yang lama lelah aku cari

di masa lalu

Kau datang padaku

Kau tawarkan hati nan lugu

selalu mencoba mengerti

Hasrat dalam diri

Kau mainkan untukku

sebuah lagu

tentang negeri di awan

Di mana kedamaian menjadi istananya

Dan kini tengah kau bawa

aku menuju ke sana

Ternyata hatimu

Penuh dengan bahasa kasih

Yang terungkapkan dengan pasti

Dalam suka dan sedih

(kembali ke halaman atas)

————————–

Walang Kekek

(Bossanova Jawa IMC artist, album Bossanova Jawa 3)

* Ada terjemahan meskipun ada baris2 yang dilewatkan karena gw gak ngerti artinya

Walang kekek, menclok nang tenggok

{Walang (belalang) kekek, nempel (singgah) ke bakul}
Mabur maneh, menclok nang pari

(Kabur lagi, nempel ke padi)
Ojo ngenyek yo mas, karo wong wedho

(Jangan menghina ya mas, sama perempuan)
Yen ditinggal lungo, setengah mati

(Kalau ditinggal pergi, setengah mati)

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Manuk sriti kecemplung banyu

(Burung sriti kecemplung air)
Bengi ngimpi awan ketemu

(Malam mimpi, siang ketemu)

Walang abang menclok neng koro

(Walang putih, nempel di tanaman rambat)
Walang biru.. walange putih

(Walang biru, walangnya putih)
Bujang maneh yo mas, ora ngluyuro

(Sendiri lagi ya mas, enggak mengeluyur)
Sing wis duwe putu, rak tau mulih

(yang udah punya cucu, engga tau (ingat) pulang)

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Biso nggambang yo mas, ora biso nyuling

(bisa main gambang, gak bisa main suling)
Biso nyawang, ora biso nyanding

(Bisa memandang, enggak bisa menyanding)

Walang ireng, mabur brenggenggeng

(walang hitam, kabur.. breng)

Walang ireng, dowo suthange

(Walang hitam, lihai kaki belakangnya)
Yen podo seneng yo mas, ojo mung mandeng

(kalau seneng ya mas, jangan cuma menatap)
Golek ono ngendi omahe

(Cari ada di mana rumahnya)

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Biso nggambang yo mas, ora biso ndemung

(Bisa main gambang yah mas, enggak bisa main gamelan)
Biso nyawang, ora wani nembung

(bisa memandang, enggak berani mengatakan)

Walang kekek, walange kayu

(walang kekek, walangnya kayu)
Walang kayu, tibo neng lemah

(walang kayu, jatuh di tanah)
Yen kepingin yo mas, arep melu aku

(Kalau kepengen yah mas, mau ikut aku)
Yen mung trimo, takon jogo ngomah

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Andeng-andeng, ono pilingan

(tahi lalat, ada di pelipis)
Ojo dipandeng, mundak kelingan

(jangan ditatap, nanti teringat)

Walang kekek menclok neng tampah

(walang kekek, nempel di nyiru)
Mabur mrene, menclok wit pete

(kabur ke sini , nempel di pohon pete)
Sumengkemo mring Gusti Allah

Nindakake dawuh-dawuhe

(menjalankan perintah-perintah-Nya)

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Walang kekek menclok neng tali

(walang kekek nempel di tali)
Limang wektu ojo nganti lali

(‘solat’ lima waktu jangan sampai lupa)

E… ya ye…, ya ye.. ya
E ya.. yae yai, e yaiyo yaiyo

Walang kekek, walange kadhung

(walang kekek, walangnya terlanjur)
Walang kekek sampun rampung

(walang kekek, sudah selesai)

(kembali ke halaman atas)

——————

Bogor Biru

(Sore, album Ports of Lima)

Semusim

Di kala suara itu

Menjamu merayu bisu

Menghampar merindu

Tiada ku sanggup hantui biru

Melambat mengawalimu

Menyapa tak jemu

Seribu

Bunga menghamburi

Indah merasuki

Dalam mengawali kasihku

Tiada ku sanggup hantui biru

Melambat mengawalimu

Menyapa tak jemu

Seribu

Bunga Menghamburi

Indah merasuki

Dalam mengawali

Seribu

Bunga Menghamburi

Indah merasuki

Dalam mengawali kasihku

Haaaaaa…..

Seribu

Suasana
Membakar aku

Dan melaju

(kembali ke halaman atas)

——————

Verso Kartini, Door Disternuis Tot Licht

(Discus, Album Tot Licht!)

* Maaf ada beberapa bait yang gak di tulis karena pelafalannya kurang jelas

Tradisi yang berabad-abad

Yang tak dapat dipatahkan begitu saja

Membelenggu keras dalam pelukan tangan yang kuat

Tapi pada suatu saat

Tangan itu akan melepaskan kami

Tapi meski tangan itu masih jauh sekali

Tak terhingga jauh

Saat itu pasti akan tiba

Saya tahu itu

Meski baru tiga empat puluhan lagi

Selimut awan kelabu

Yang bergerak mulai menghilang

Habislah gelap terbitlah sang sinar terang

Goresan tinta kaki menggagas harapnya

Senandung nada-nada nyanyian hati

Keras menentang menggugat jaman

Seabad lebih ke depan

Ketika dinding tak tersentuh jari wanita

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

Saat ia mencari pada nurani

Untuk membawa arti semangat juangnya

Terhenti gerak oleh aral tradisi

Tetapi kau di rumah saja

Titah ningrat titah kuwu

Raden ayu lagi berontak

Nikmati tidurmu seratus tahun lagi

Kelak mimpimu menjadi kenyataan

Untuk terlahir di zaman kedambaan

Bagi wanita yang hidup bebas

Searah nurani yang tertitip olehmu

Mengusung gerak langkah luhurmu

Menghancurkan dinding batu

bengis itu

Dan ingin kau kecewa

Jangan tukar dengan senyum manis

Ketika berakhir harapmu

Dan raga di ujung kuasa

Bukan dipermadu istri-istri jelita

Anggunan priyayi

Yahh… terkungkung

Melepas tembok bengis itu

Ingin ku dobrak pintu

Berlari ke depan dan berteriak

Hanya di sini pembantu

Rumah batu dan gamelan syahdu

Untuk bukan sebuah perguruan maju tapi padu

Di samping Merapi yang sudah lama menyala

Gilang pancarkan tebing-tebing biru

Yang menari di belakang bukit

seakan banyak yang akan memadamkannya

Semoga

Aaaaahhh.. Haaaa….. (diiringi Gamelan Jawa)

Terpasung dinding tradisi

Yang menjulang keras membatu

Tiada daya

Terhimpit cita-citanya

Hadapi riuh menghampiri

Meski hasratnya takkan mati

Beribu telaga berbunyi

Ia tak lagi sendiri

Bunga-bunga mekar mewangi

Mengharumkan hati sang bunda

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

Habis gelap terbitlah terang

(kembali ke halaman atas)

——————————

Gandekan -Kua Etnika

Kua Etnika feat. Trie Utami

This is my old China Town

Jangan bilang Gandekan di Pecinan

(kembali ke halaman atas)

——————–

Sesaat Kau Hadir

(Mei-Mei feat. Syaharani, album Mei-Mei & Friends)

(Balawan, album Magic Finger)

Engkau datang

Ketika aku jatuh bangun dan jatuh

Dalam langkah menyusuri kehidupanku yang kelam

Dan hampir-hampir ku tak dapat melangkah lagi

Dirimu hadir bagaikan sinar menerangi jalanku

Kau tunjukkan arah mana yang kini harus ku tempuh

Agar diriku

tak sesat lagi seperti dulu

Bersama bayanganmu kasih

Seakan-akan ku terjaga dari mimpi-mimpi

Dari kehidupan yang semu dan melenakanku

Membuat ku terlupa akan segala-galanya

Hari ini hari ini

Aku mencoba berdiri dan melangkah lagi

Bila esok sinar mentari pagi kan bersinar lagi

Aku kan menuju cita-cita yang pasti

(kembali ke halaman atas)

—————————-

Titip Rindu Buat Ayah

(Ebiet G. Ade)

Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa

Benturan dan hempasan terpahat di keningmu

Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras

namun kau tetap tabah hm…

Meski nafasmu kadang tersengal

memikul beban yang makin sarat

kau tetap bertahan

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini

Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan

Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari

kini kurus dan terbungkuk hm…

Namun semangat tak pernah pudar

meski langkahmu kadang gemetar

kau tetap setia

Ayah, dalam hening sepi kurindu

untuk menuai padi milik kita

Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan

Anakmu sekarang banyak menanggung beban

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini

Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan

Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari

kini kurus dan terbungkuk hm…

Namun semangat tak pernah pudar

meski langkahmu kadang gemetar

kau tetap setia

(kembali ke halaman atas)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: